Jhon " Jock" Stein lahir pada tanggal 5 Oktober 1922, di sebuah desa pertambangan kecil Lanarkshire, Skotlandia. Dia merupakan pelatih tersukses sepanjang sejarah klub Glasgow Celtic. Selama menangani Glasgow Celtic, Jock mempersembahkan sembilan gelar juara Liga Skotlandia berturut - turut mulai musim 1965 - 1966 hingga 1973 - 1974. Satu gelar Liga Skotlandia dia persembahkan lagi di musim 1976 - 1977. Selain itu Ia juga mengantar Glasgow Celtic meraih gelar Piala Skotlandia dan Piala Liga Skotlandia sebanyak 14 kali. Tetapi gelar tertinggi yang pernah Ia raih bersama Glasgow Celtic adalah Juara Piala Champions musim 1966 -1967. Di musim itu juga Ia berhasil mencetak quadruple yaitu meraih gelar Piala Champions, Liga Skotlandia, Piala Skotlandia dan Piala Liga Skotlandia sekaligus. Namanya juga tercatat sebagai pelatih pertama yang membawa klub asal Britania Raya yang memperoleh gelar juara Piala Champions. Jock juga dikenang sebagai pelatih yang berhasil mengantar klubnya memenangkan semua gelar di semua kompetisi yang mereka ikuti. Yang lebih hebatnya lagi pada babak Final Piala Champions 1966 - 1967, ia menempatkan 10 pemain asli Glasgow guna menghadapi Inter Milan. Materi lokal dan formasi menyerangnya (4-2-4) tersebut mampu mengalahkan Inter dengan skor 2 -1 di stadion Nacional, Portugal. Padahal saat itu Inter berstatus sebagai juara eropa dua kali dan pada saat itu juga inter di latih Helenio Hererra yang terkenal dengan strategi bertahan atau yang sering disebut catenaccio.
" The most important thing is play with heart, and enjoy the game. You will not be able to play football if you feel forced."
Saturday, 6 April 2013
BERBAGAI CARA MENGEVALUASI FISIK PEMAIN SECARA OBYEKTIF DAN PRAKTIS
Menentukan kondisi fisik pemain tidak bisa dilakukan secara
kasat mata. Perkembangan fisik pemain mutlak harus ditentukan melalui
serangkaian tes yang tercatat rapi. Data yang diperolah melalui tes-tes yang
obyektif sangat berguna untuk membandingkan level fisik pemain dengan pemain
lainnya. Karena tes-tes praktis yang ditampilkan di kurikulum ini juga lazim
digunakan negara-negara lain, hasil tes fisik yang anda lakukan bisa sekaligus dipakai
sebagai perbandingan dengan dunia Internasional.
Tes-tes fisik yang kami tampilkan di sini sangat mudah
dilakukan dan tidak memerlukan peralatan canggih. Karena data yang diperoleh
hanya berbeda tipis dengan hasil tes yang menggunakan peralatan canggih maka
serangkaian tes dibawah ini sangat kami anjurkan untuk dilaksanakan dari waktu
ke waktu (2 – 3 bulan sekali).
1. Tes Endurance
Cara menilai stamina seorang pemain adalah dengan mengukur Vo2max pemain tersebut. Menurut
Wikipedia Vo2max adalah kemampuan maksimal tubuh seseorang untuk menyalurkan dan
menggunakan oksigen saat melakukan olah raga berat. Semakin besar kemampuan
seseorang menyerap oksigen semakin bagus pula kondisi fisik seseorang khususnya
dalam hal endurance (daya tahan ). Volume maksimal oksigen (Vo2max) diukur dalam mililiter per kg
per menit (ml/kg/min).
2. Sprint Test
3. Test Daya Eksplosifitas
Demikian tulisan singkat saya untuk dapat membaca lebih jelasnya lagi download dan baca disini . Dimana tulisaan itu saya dapat dari salah satu Coach yang cukup terkenal di Indonesia. Grazie Coach Timo !!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)