Menentukan kondisi fisik pemain tidak bisa dilakukan secara
kasat mata. Perkembangan fisik pemain mutlak harus ditentukan melalui
serangkaian tes yang tercatat rapi. Data yang diperolah melalui tes-tes yang
obyektif sangat berguna untuk membandingkan level fisik pemain dengan pemain
lainnya. Karena tes-tes praktis yang ditampilkan di kurikulum ini juga lazim
digunakan negara-negara lain, hasil tes fisik yang anda lakukan bisa sekaligus dipakai
sebagai perbandingan dengan dunia Internasional.
Tes-tes fisik yang kami tampilkan di sini sangat mudah
dilakukan dan tidak memerlukan peralatan canggih. Karena data yang diperoleh
hanya berbeda tipis dengan hasil tes yang menggunakan peralatan canggih maka
serangkaian tes dibawah ini sangat kami anjurkan untuk dilaksanakan dari waktu
ke waktu (2 – 3 bulan sekali).
1. Tes Endurance
Cara menilai stamina seorang pemain adalah dengan mengukur Vo2max pemain tersebut. Menurut
Wikipedia Vo2max adalah kemampuan maksimal tubuh seseorang untuk menyalurkan dan
menggunakan oksigen saat melakukan olah raga berat. Semakin besar kemampuan
seseorang menyerap oksigen semakin bagus pula kondisi fisik seseorang khususnya
dalam hal endurance (daya tahan ). Volume maksimal oksigen (Vo2max) diukur dalam mililiter per kg
per menit (ml/kg/min).
2. Sprint Test
3. Test Daya Eksplosifitas
Demikian tulisan singkat saya untuk dapat membaca lebih jelasnya lagi download dan baca disini . Dimana tulisaan itu saya dapat dari salah satu Coach yang cukup terkenal di Indonesia. Grazie Coach Timo !!!!
No comments:
Post a Comment